Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2022

Resume Materi Day 5

Gambar
  Implementasi Strategi Critical Thinking Untuk Peningkatan Prestasi Critical thinking adalah kemampuan untuk berpikir jernih dan rasional, memahami hubungan logis antar gagasan. Salah satu kelemahan dari sisten pendidikan kita selama ini adalah kurang dilatih dalam hal Critical thinking (berpikir kritis). Hal ini jelas terlihat dalam kehidupan masyarakat saat ini dimana sangat mudah sekali terprovokasi oleh berita hoax, malas untuk mengecek kebenaran dari sebuah informasi, suka dengan acara/kegiatan yang berbau gosip dan hal lain. Jika disadari, salah satu yang perlu dikuasai oleh generasi mendatang dalam menghadapi era industri 4.0 adalah critical thinking . Kemampuan ini akan sangat penting bagi generasi muda karena ke depan mereka akan menghadapi situasi dan kondisi yang penuh dengan ketidakpastian dan hal itu sudah jelas terlihat saat ini. Agar dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis yang baik, proses pembelajaran harus dikemas sedemikian rupa agar para peserta didik ikut...

Resume Materi 1 PKKMB Prodi

 Peran Organisai Profesi Dalam Membentuk Bidan Yang Profesional Oleh : Hani Habibah, S.ST., M.M Bidan adalah seorang perempuan yang telah mengikuti pendidikan kebidanan baik di dalam negeri maupun di luar negeri yang diakui secara sah oleh pemerintah pusat dan telah memenuhi persyaratan untuk melakukan praktik kebidanan. Berikut beberapa pekerjaan seorang bidan :  - Sebagai pemberi pelayanan KIA - Sebagai konselor/guru - Sebagai Psikolog - Sebagai teman curhat - Sebagai role model - Sebagai Peneliti, dll Dalam setiap profesi pasti terdapat organisasi yang menaunginya, begitun profesi bidan, IBI (Ikatan Bidan Indonesia) merupakan organisasi kebidanan yang menaungi profesi kebidanan. Peran IBI ditinjau dadi segi hukum terbagi dalam dua bentuk, yakni : peran imperatif dan peran fakultatif.  Peran imperatif yaity peran wajib yang didalamnya memuat peran pembinaan dan pengawasan pelaksanaan bidan praktik mandiri. Peran organisasi IBI dalam bidan praktik mandiri merupakan salah...

Resume Materi 2 PKKMB Prodi

 Oleh : Nanik Handayani, S.Kep.Ns., M.Kes Program studi sarjana dan profesi bidan di UNUSA mendapatkan izin tanggal 4 Maret 2019 oleh Kemenristekdikti dan mendapatkan predikat "Baik". Visi : Menghasilkan lulusan yang terkemuka, unggul di bidang kebidanan komplementer, profesional dalam IPTEK dan kode etik di bidang kebidanan. Misi : Melakukan pendidikan, melakukan penelitian, melakukan pengabdian masyarakat, melakukan manajemen profesional, mengembangkan budaya ahlussunnah waljamaah. Dasar Pemikiran : menyiapkan peserta yang kompetensi sebagau bidan profesional mampu bekerja secara mandiri ataupun kerjasama. - Tahapan S1 Reguler : 8 semester Lintas jalur : 3 semester Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana baru dapat melanjutkan ke gelar profesi (Bd) Reguler : 3 semester Lintas jaluf : 2 semester - Proses pembelajaran  1. Teori 2. Praktik Laboratorium 3. Praktik Klinik

Resume Materi Day 4

Gambar
  Peran Mahasiswa Untuk Lingkungan Sehat Indonesia Maju 2030 Kita akan berkenakalan dengan sebuah agenda pembangunan global yang diharapkan dapat terwujud pada 2030 " No One Left Behund" atau "Tidak ada satupun yang tertinggal". Begitulah bunyi prinsio Sustanable Development Goals (SDGs) yang akan sangat membutuhkan peran dari kita semua dan kita akan fokus membahas pada peran mahasiswa dalam menyongsong SDGs unuk menyejajarkan Indonesia dengan negara-negara maju. Menurut laman resmi SDGs Indonesia, pembangunan berkelanjutan denga)n menjaga ekosistem daratan berarti melindungi, memulihkan dan mendukung pembangunan yang berkelanjutan terhadap ekosistem daratan. Termasuk di dalamnya mencegah desertifikasi (penggurunan), mengelola hutan, memelihara keanekaragaman hayati, begitu juga dengan menghambat degradasi tanah. Disamping itu, menjaga ekosistem laut berarti mengkonservasi dan memanfaatkan sumber daya laut secara berkelanjutan. Sehingga dapat kita tarik kesimpulan ...

Resume Materi Day 3

Gambar
  Kritik Pengaruh Globalisasi yang Terdigitalisasi dan Tersisihnya Budaya Lokal Globalisasi dan budaya menjadi dua hal yang memiliki kaitan yang sangat erat. Perkembangan globalisasi mempengaruhi budaya lokal dalam sebuah negara begitupun sebaliknya. Oleh karena itu, setiap negara yang mengalami globalisasi tentu akan berpengaruh pula pada masyarakat dalam menyikapi perkembangan budaya lokal yang ada, apakah memilihi untuk mempertahankannya atau justru meninggalkannya. Terlebih lagi, Indonesia merupakan negara yang kaya akan budaya karena Indonesia termasuk salah satu negara yang luas dan memiliki banyak suku bangsa. Tidak hanya akan budaya, tetapi warisan budaya Indonesia juga sudah mendunia. Kehadiran globalisasi telah banyak memberikan dampak di negara ini. Dampak positifnya ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi berkembang dan dapat mendorong masyarakat untuk berpikir maju. Tetapi disamping itu, pengaruh negatif yang utama adalah lunturnya nilai budaya lokal, masyarakat menjadi...

Resume Materi Day 2

Gambar
  Leadership di Era VUCA dan Agility Learning Kita ini hidup di jaman VUCA saat ini. VUCA adalah singkatan dari Volality, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity. VUCA disini menggambarkan ketidakpastian dalam dunia bisnis, ekonomi maupun lingkungan organisasi. Namun, segala ketidakpastian itu justru harus kita hadapi dan kelola dengan baik. Faktor-faktor yang umumnya mempengaruhi perubahan tersebut, antara lain : globalisasi, inovasi, teknologi, markerplzce disruption, dsb. Ada beberapa tantangan dan ketidakpastian yang masih membayangi stabilitas politik dan ekonomi global tahun 2022. Pertama, pandemi covid 19 diperkirakan masih belum berakhir dan dikhawatirkan muncul varian baru. Kedua, kemungkinan turunnya pertumbuhan ekonomi global. Ketiga, ketegangan politik antara Amerika Serikat dan Uni Eropa dengan Tiongkok menjadi salah satu faktor penentu stabilitas ekonomi dan perdagangan dunia. Pertanyaannya disini, bagaimana cara kita menjadi pemimpin supaya tetap bertumbuh dan kompeti...

Resume Materi Day 1

Gambar
  Generasi Rahmatan Lil'alamin yang asyik, anti perundungan dan anti narkoba Jika mendengar kata "Generasi Rahmatan Lil'alamin" maka yang terlintas di benak saya adalah " Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) ". Sebagai mahasiswa yang pernah menempuh pendidikan di UNUSA, jargon ini sudah tidak asing lagi di telinga. Sebagai generasi milenial kita harus menanamkan pola pikir dan pola perilaku yang terbuka dan moderat dengan mencontoh perilaku Rasulullah SAW. Islam ini adalah rahmatan lil'alamin.  Jadi sebagai generasi rahmatan lil alamin kita harus mengedepankan kasih sayang, sudah bukan era nya di zaman seperti sekarang masih ada istilah " bullying" antar teman. Jika karakter "rahmatan lil alamin" ini dimiliki generasi muda maka hidup ini pasti menjadi lebih tenang dan bahagia. Jika rahmat itu dominan, maka tidak ada lagi orang yang menakuti dan membuat sedih orang lain. Ditengah zaman yang semakin maju dan berkembang, tentu sa...